Menghilangkan trauma Anak Karena Sering Dibentak
Membalut Luka Hati
Mengenalkan Anak Pada Pekerjaan Rumah Tangga
Perlukah mengenalkan anak pada pekerjaan rumah tangga, Mak? Perlukah anak dibimbing dan diajarkan perihal urusan menyapu, mengepel, mencuci piring, dan pekerjaan khas emak-emak, Mak?
Pasti emakers langsung nyaut kenceng, "Perlu!" Girang bener si Emak, hehe. Yuppp, mengenalkan anak pada pekerjaan rumah tangga memang diperlukan. Karena, selain mendidik anak agar mandiri, juga bisa membantu meringankan beban emak. Bener apa bener banget, Mak. Hihi.
Lalu pada usia berapa mengenalkan anak pada pekerjaan rumah tangga? Menanamkan kebiasaan akan lebih baik jika dimulai sejak dini. Tularkan kebiasaan mengerjakan pekerjaan rumah tangga ini, jika anak mulai menunjukkan kemampuan untuk melakukannya.
Karena kemampuan anak untuk meniru dan melakukan sesuatu tidak sama, maka patokan usia bisa emak nilai sendiri.
Saya sendiri mulai mengenalkan pekerjaan rumah tangga dimulai pada usia 5 tahun. Di usia ini hanya tahap pengenalan ya, Mak. Biarkan anak ketika ikut membantu mencuci piring. Biarkan saat anak ikut menjemur cucian atau melipat baju.
Seiring bertambah usia, anak akan makin mengerti. Sesekali ajak anak berbincang ketika melakukab pekerjaan rumah tangga. Katakan tips dan trik mengerjakan pekerjaan itu.
Kalau emak, usia berapa mulai mengenalkan pekerjaan rumah tangga pada si Kecil, Mak?
#KompetisiMenulis
#AlumniKabolMenulis
#day26
#titindeandiva
Ajarkan ini Pada Anak Sejak Dini
Pernah merasa bingung cara mendidik anak, Mak? Saya pernah mengalami ini, tepatnya untuk anak saya yang beranjak remaja. Karena mendidiknya pasti akan beda dengan mendidik anak usia batita atau balita.
Tapi pada dasarnya, mendidik anak usia pra remaja, kisaran usia 8 hingga 13 tahun, adalah pendidikan lanjutan. Yang terpenting adalah dasarnya, ketika anak berusia 0 bulan hingga 7 tahun.
Pada usia dasar, 0 bulan hingga 7 tahun, adalah usia paling tepat untuk mendidik anak. Menanamkan hal-hal baru pada usia dini lebih mudah untuk diingat.
Bagi saya, menanamkan budi pekerti yang baik menduduki urutan pertama. Tanamkan budi pekerti yang baik bedasarkan agama.
Ajarkan anak mengenal Tuhan dan mencintai sesama. Beri anak contoh, karena pada usia dini, anak lebih mudah mencontoh orang tua mereka.
Jika budi pekerti telah diajarkan dengan baik di usia dini, insyaallah, di usia pra remaja hingga dewasa, orang tua hanya perlu membimbingnya. Menegur bila mulai bertingkah laku tak sesuai dengan norma agama.
#KompetisiMenulis
#AlumniKabolMenulis
#day25
#titindeandiva
Inginku
Ingin aku kembali ke masa itu. Ke masa tak ada ada duka dan perasaan terluka. Hanya ada bahagia, sedikit air mata berbalut senyum.
Ya, aku ingin kembali ke masa kecilku. Di mana tak ada beban hidup yang harus aku panggul di pundakku. Di mana tak perlu perpura-pura bahagia di hadapan semua orang.
Aku ingin kembali menjadi gadis kecil berusia 7 tahun. Tak peduli akan teriknya sengatan mentari menyapa kulitku. Tak peduli pada alas kaki yang aku pakai. Tak peduli akan pakaian yang aku kenakan.
Jika saja waktu dapat terulang kembali. Biarkan aku kembali mengulang masa-masa indah itu. Tertawa lepas berbalut peluh di bawah pohon mangga. Sesekali berlarian di tepi kali, mencoba kabur dari kejaran Paman yang menyuruh berhenti bermain di kali.
Sungguh, aku merindukan itu semua. Tak bisakah sekali saja aku kembali ke saat itu. Setidaknya di alam mimpi. Biar kulepaskan segala kepenatan jiwa. Berdamai dengan peliknya hari.
#KompetisiMenulis
#AlumniKabolMenulis
#Day12
#titindeandiva
Teruntuk Dua Bidadari Kecilku
![]() |
| Dean & Diva |
Jangan tanya doa apa yang aku panjatkan untuk mereka. Bahkan dalam tidur pun, kuharapkan yang terbaik untuknya.
Mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali, selalu kumintakan yang terbaik untuk kedua putriku. Pintaku, jadikan mereka seperti apa yang mereka ingini.
Kubiarkan ketika si sulung ingin berkreasi. Kudoakan saja, agar suatu saat dia bisa menjadi apa yang dicita-citakan.
Si bungsu, kutuntun dalam kebersamaan. Usianya yang baru 8 tahun masih butuh bimbingan, bukan sekadar doa.
Kuamati dari kejauhan. Menjaga mereka dengan doa. Bertutur bahasa yang baik, karena kata itu juga doa, kan? Maka kuupayakan berkata yang baik kepada mereka.
Tuhan, jagakan mereka. Saat kedua lengan ini tak lagi dapat merangkul kedua bahu mereka. Cukuplah kudekap nama mereka dalam doa.
Ya Allah, jadikanlah aku ibu yang baik. Pemberi contoh yang baik. Agar kelak mereka bangga memilikiku.
Ya Rabb, jadikan kedua putriku, Dean dan Diva, jadi anak salihah. Anak yang berbakti kepada orang tua. Yang takut dan tunduk pada agamaMu. Anak yang berilmu dan berakhlak.
#KompetisiMenulis
#AlumniKabolMenulis
#day21
#titindeandiva
5 Tips Menangkal Malas Menulis di Blog
Teman Kecil Inspirasiku
![]() |
| Mama dan Kaka De |
Darinya aku belajar berjuang. Bertahan di tengah cobaan dan lelah. Semangat dan pola pikirnya luar biasa untuk anak seusianya menurutku.
Darinya aku seperti mendapat kekuatan baru. Berbincang dengannya, berbagi cerita tentang apa saja.
Umurnya 12 tahun, tapi bisa berpikiran lebih tua dari itu. Katanya, ia ingin berjualan, ingin mencari uang jajan sendiri. Aku masih menganggapnya candaan. Hanya angin lalu.
"Ma, nanti beliin Dean cup. Yang biasa Mama pakai buat agar-agar." Begitu pintanya sore itu.
"Untuk apa?" Setiap permintaan selalu ada tanya jawab panjang setelahnya. Selalu begitu.
"Buat tempat slime. Dean mau jualan slime." Aku hanya nyengir menanggapi pernyataannya. Merasa diremehkan, ia lalu menyodorkan lembaran rupiah padaku.
"Ini uang tabungan Dean. Sengaja Dean sisihkan untuk jualan slime." Opss! Aku telah keliru menilai lawan bicaraku. Dia sedang tidak bercanda.
Dan niatnya bukan sekadar niat. Setiap hari saat berangkat sekolah ia akan membawa satu box yqng berisi 15 cup slime berbagai jenis untuk dijajakan di sekolah.
Aku akui dia memiliki jiwa 'bakulan' sepertiku. Mungkin karena terlalu sering aku mempertontonkan diriku yang sebagai pedagang, hehe.
Aku terharu ketika dia sepulang sekolah mengeluarkan uang dari saku bajunya. Memamerkan rupiah-rupiah lusuh ala anak SD. Menghitungnya satu persatu. Ada binaran kebahagiaan di matanya. Dan ada rasa panas di mataku. Aku berkaca-kaca.
#KompetisiMenulis
#AlumniKabolMenulis
#Day20
#titindeandiva
Rasa Sakit Luar Biasa itu Sungguh Membahagiakan
Ternyata belasan tahun tak membuatku lupa akan setiap detik di masa itu. Perjuangan kala mempersiapkan kehadiran bidadari kecil di dalam Kehidupanku.
Pagi itu, kudapati bercak darah ketika di kamar mandi. Hanya saja tanpa rasa sakit. Namun beranjak siang, rasa sakit mulai merambat di perutku. Sebentar datang, sebentar pergi.
Sore menjelang, kami memutuskan untuk memeriksakan keadaanku di sebuah rumah sakit. "Pembukaan dua," begitu jelas perawat setelah memeriksaku. Deg! Aku gugup. Saatnya telah tiba.
Jelang tengah malam aku dilarikan ke ruang bersalin. Terbaring dengan dua orang perawat yang mendampingi. Tak lagi ada rasa malu, semua tertutupi dengan lilitan rasa sakit di perut.
Nyaris satu jam aku berusaha. Mengejan mengikuti perintah. Namun putri kecilku masih enggan untuk menemui dunia baru tempatnya tinggal. Rasa lelah telah menjalar di sekujur tubuhku. Ingin menyerah saja rasanya.
Suntikan rangsangan ke dua kali telah kuterima. Itu artinya aku harus bersiap kembali menikmati rasa sakit yang luar biasa itu. Lagi. Mengulang saat keringat dingin bercucuran karena menahan sakit. Meremas apa saja, berharap dengan remasan itu rasa sakitnya akan berkurang.
Sakit maha dahsyat itu terbayarkan ketika kudengar tangisan seorang bayi. Suara lengkingannya memecah kesunyian malam itu. Setengah dua dini hari. Oh Tuhan, sakit ini sungguh membahagiakan!
#KompetisiMenulis
#AlumniKabolMenulis
#Day19
#titindeandiva
Ketika Hobi tak Sejalan dengan Pasangan
#AlumniKabolMenulis
#Day14
#titindeandiva
#TeeDee
#TeeDeandria
Pengisi Waktu Luang
Pengisi Waktu Luang
Hobi kamu apa, Mak? Pengisi waktu luangku ada banyak hal dan berganti-ganti mengikuti kata hati #eaaaa
Kok gitu, sih? Iya, Mak. Soalnya aku termasuk dalam golongan emak moody. Jadi hobinya ngikutin tingkat kebaperan diri, haha. Yang ini jangan dicontoh, yessss.
Sekali waktu aku begitu menggilai saat bersama mesin jahitku. Menghabiskan waktu hanya berdua dengannya. Suara mesinnya terdengar indah di telinga. Setiap sudut dan lekukan terlalu sayang untuk dilewatkan. #lebaymodeon
Ada kalanya aku begitu menikmati membuat kerajinan tangan. Merangkai manik-manik, menjadikannya sebuah kalung atau gelang. Merangkai kain menjadi bros dan bandana. Terkadang melilit kawat, membentuknya menjadi hiasan kepala yang cantik.
Di lain hari, aku akan begitu nyaman di pojok dapurku. Berteman tepung dan telur. Suara mixer berputar, tumpahan adonan, dan aroma kue kering yang dipanggang bisa menjadi candu.
Lalu ada masa aku begitu dekat dengan deretan kata dan rima. Saat tak tahu lagi apa yang diinginkan, sebait puisi bisa jadi penghibur diri. Beberapa sajak dapat mengisi kekosongan hati. Sepenggal motivasi pengingat diri bisa jadi pemacu semangat.
Ya, aku menyukai itu semua. Rela berjam-jam menghabiskan waktu. Bahkan hingga larut malam. Namun kadang kala bosan datang melanda. Berpindah dari satu hobi ke hobi lain.
Kok hobinya gonta-ganti sih, Mak? Gak pengin apa punya hobi yang dibayar? Hobi yang diseriusin biar bisa jadi penghasilan.
Mmmm, dari jahit sudah pernah ngerasain diupah jahit. Pernah juga ngerasain mesti begadang demi nyelesaikan orderan bros, headband, bandana, gelang, kalung.
Pernah juga nambah penghasilan dari bakulan kue kering dan camilan. Dan dari oret-oret, merangkai aksara, juga pernah dapat duit, wala gak gede.
Ada kalanya, tak hanya materi yang dicari. Aku melakukan itu semua demi menyenangkan hati. Kalau dibayar, itu bonus, hehe.
Sebenarnya ada satu lagi hobi yang lain. Hobi emak kebanyakan, hihi. Hobi shopping aka belanja. Nah lo! Tenang untuk yang satu ini sudah ketemu formula tepat biar dompet gak jebol. Mau tahu?
Sebagai emak yang ingin menyalurkan hobi belanja. Akhirnya memutuskan diri menjadi salah satu emak olshoper, wkwkwk. Jadi bisa menyalurkan hobi yang terpendam plus bisa dapat duit buat belanja *emot mata duit dollar*
Jadi buat emak-emak yang baca status ini, kalau mau shopping atau belanja, yuk di DD Shop aja.
#KompetisiMenulis
#AlumniKabolMenulis
#day13
#DDshopandcraft
Anti Gagal, Yuk Cobain Resep Ayam Kremes ini!
Ayam merupakan olahan yang paling diminati, baik oleh anak-anak maupun orang tua. Tak heran jika banyak sekali sajian berbahan dasar ayam. ...
-
Menghabiskan Waktu di Bumi Bangun Lestari Baca juga : http://yuliadina.blogspot.co.id/2017/02/wisata-edukasi-di-taman-alam-kuala.html?m=...
-
Ayam merupakan olahan yang paling diminati, baik oleh anak-anak maupun orang tua. Tak heran jika banyak sekali sajian berbahan dasar ayam. ...
-
Judul buku : Baby Gokil - Catatan Harian Seorang Balita Gaul dan Emaknya Nama penulis : Yovita Rini Siswati Penerbit : Gradien Mediatam...
-
Judul buku : Kisah Nabi Zulkifli a.s. Siang Selalu Berpuasa, Malam Selalu Beribadah, dan Mampu Menahan Marah Nama penulis : Asep Setiawa...
-
Puasa, Tetap Olahraga? Puasa sudah terlewati lebih dari separuh bulan. Lalu bagaimana kondisi selama berpuasa? Apakah semua berjalan lancar...




