Kutukan Negeri Awan


Part 2

Berdua, mereka membelah malam menyusuri jalan saling menggenggam erat, menjauhi keramaian. Sebuah bangunan tua menjadi tujuan mereka. Bangunan tua itu berwarna abu pupus berdaun pintu besar di tengahnya, dilengkapi dengan cerobong asap yang tinggi.

Begitu berada di balik pintu besar itu, suasana hangat menghampiri. Perapian yang menyala menebarkan aroma kayu yang terbakar. Pangeran Drew menatap sekeliling, memutari ruangan itu dengan matanya. Semua perabotnya unik, beberapa pigura tergantung di dinding.

"Duduklah dulu, aku akan mengambil sesuatu di atas." Carissa kemudian berlalu menaiki anak tangga meuju lantai atas.

"Apa kau mencari ini?" Suara Carissa memecah lamunan Pangeran Drew. Ia mengulurkan jemarinya yang terbuka, ada sebuah liontin terbuat dari batu permata bening berbentuk oval yang dibingkai dengan hiasan perak.

"Ya, ini persis seperti yang diceritakan Theo padaku. Bisakah kau menolong Ibundaku? Dia membutuhkan pertolonganmu."

"Tentu saja, aku juga ingin bertemu Theo. Sudah lama aku tak bertemu dengannya. Tapi bagaimana caranya aku pergi ke Negeri Awan?"

"Bersamaku," jawab Pangeran Drew. Ia kemudian membungkuk dan menunduk. Tiba-tiba saja muncul sayap dari kedua punggung Pangeran Drew. Pakaian yang tadi menutupi tubuhnya telah hilang, berganti sehelai kain berwarna putih yang hanya melingkar di bahunya.

Sayap putihnya mengembang. Pangeran Drew menerbangkan tubuhnya mendekati Carissa yang masih terpana dengan perubahannya. Dengan mudahnya ia membopong Carissa ke dalam pelukannya. Kini giliran Carissa yang bak terhipnotis, ia menurut saja berada dalam pelukan Pangeran Drew.

"Berpeganganlah, kita akan terbang menuju Negeri Awan," pinta Pangeran Drew. Tanpa ragu Carissa melingkarkan kedua lengannya di leher Pangeran Drew. Sesaat mereka beradu pandang, menyelami apa yang ada di balik kedua bola mata masing-masing.

"Kau siap, Carissa?" Tak ada jawaban, hanya anggukan kecil sebagai penanda. Suara kepakan kedua sayap terdengar memecah keheningan malam, di bawah sinar rembulan mereka terbang menukik menuju Negeri Awan. Pangeran Drew makin merapatkan dekapannya, berharap bisa menghangatkan Carissa di malam yang dingin.

To be continue


#InfinityLovInk
#WnAGroup
#FFchallenge
#RomanceFantasy
#Day2
#titindeandiva
#TeeDee
#TeeDeandria

No comments:

Post a Comment

Anti Gagal, Yuk Cobain Resep Ayam Kremes ini!

Ayam merupakan olahan yang paling diminati, baik oleh anak-anak maupun orang tua. Tak heran jika banyak sekali sajian berbahan dasar ayam.  ...