Saya pernah mengikuti sebuah pengajian yang membahas tentang fikih. Di mana meletakkan hal penting dan tidak penting sesuai keperluan. Dan dari hasil tanya jawab kala itu, para emak-emak yang menghadiri pengajian, memasukkan liburan sebagai keperluan penting tapi tidak mendesak.
Apa itu penting tidak mendesak? Sepemahaman saya, semoga tidak salah, hehe. Penting tidak mendesak adalah kebutuhan yang termasuk kategori penting. Penting, karena manusia membutuhkan liburan, apalagi bersama keluarga, untuk menghilangkan dan menghindari stres setelah melakukan aktivitas terus-menerus.
So, liburan itu penting, hehe. Tapi tidak mendesak. Lha, kok? Iya, liburan memang penting, tetapi masih bisa ditunda jika ada keperluan lain yang lebih penting.
Jadi, kalau mau pergi berlibur, ada baiknya direncanakan jauh-jauh hari. Menyesuaikan dengan aktivitas lainnya yang lebih penting.
Dan sepertinya saya jadi pengin liburan juga setelah menulis tulisan ini, wkwkwkwk. Ayo, berlibur!
#KompetisiMenulis
#AlumniKabolMenulis
#Day28
#titindeandiva
No comments:
Post a Comment