Aku jatuh hati lagi, di kali kedua. Padamu. Siapa sangka waktu bisa mempertemukan kita, lagi. Semalam.
Entah apa maksud takdir membuat kita saling tatap. Aku hanya menikmati setiap detik, setiap menit bersamamu. Mengupas kembali memori masa itu, masa lalu kita.
Aku seperti kembali ke masa putih abu-abu. Dimana kita saling memandang, lekat. Tanpa batas. Tanpa ragu, saling menyentuh.
Kamu masih sama, senyummu pun begitu. Masih menggodaku. Bahkan setelah sekian lama. Aku pikir akan bisa begitu saja melupakanmu. Tapi setelah semalam ternyata aku tak pernah melupakanmu.
Untukmu, yang semalam ku temui. Tanpa sengaja. Aku menginginkanmu, lagi. Di sini, bersamaku. Walau hanya sekejab.
Sungguh kau mengalihkan duniaku. Melupakan sekelilingku. Sehari ini saja aku tak pernah berhenti mengingatmu. Hariku menjadi tak begitu menarik ku lalui. Terus memikirkanmu. Apa kamu pun begitu?
Menunggu saat nanti dimana kita benar-benar kembali dekat. Lebih dekat, mungkin. Hanya bisa menunggu kapan tiba waktunya.
Aku terpaku mematung di kamarku. Bayanganmu bermain-main di pikiranku. Merangkai asa jika nanti benar kita kembali berjumpa. Seperti janjimu.
Terbuai oleh lamunan akan indahnya pertemuan kita nanti. Saat kita disatukan dalam ruang dan waktu yg sama. Berdiri di bumi yang sama. Saling bertegur sapa, dengan sedikit canggung di awalnya. Lalu kemudian terlena pada nuansa masa lalu.
#day3
#challenge2
#30dayswritingchallenge
#30dayswritingchallenge
#titindeandiva
#TeeDee
No comments:
Post a Comment